MELUKIS WAJAH YANG HILANG

Kalensari, 2022










Melukis Matamu
Air mataku menetes tak kuasa
Aku merasakan tatapan yang indah darimu
Yang selama ini tak pernah kurasa

Melukis hidungmu
Kuhirup aroma semerbak bunga
Aku merasakan betapa wanginya aroma cintamu
Namun sayang aku hanya bisa mendamba

Melukis bibirmu
Mulutku tertutup dengan cepatnya
Bukan karena aku tak bisa mengatakan sesuatu
Hanya mulutku yang diam merasa tak dapat berbicara tentang cinta

Melukis telingamu
Seakan gendang kupingku tak mendengar apa apa
Karena sekarang aku tak lagi mendengar suaramu
Yang semestinya aku dengar sepanjang masa

Akhirnya, kulukis semua wajahmu
Aku berhenti dan aku telah menyadari semuanya
Bahwa semestinya aku tak perlu berat mengharapkanmu

Karena kau mungkin tak pantas untukku memlikinya
Ketika aku benar benar menyadari dari lukisanku

Hanya tanganku yang menengadah untuk berdoa
Berdoa supaya suatu saat kita bisa dipertemukan kembali ditanah surga
Dan menggandeng tanganku untuk selamanya




Selesai... 

Komentar

Postingan Populer