"Sepakbola Kalensari Bukan Mie Instan"
Kalensari, 09 Sept 2020
Oleh Ilham Ramdani, SE
Sudah hampir 1bulan generasi ke-4 (kalau tidak
salah) sepakbola kalensari berjalan kembali, berbenah kembali, seperti layaknya
sebuah bangunan yang mangkrak/berhenti sementara dalam pembangunan nya.
Seperti kata mas bepe20, Ada dua hal penting yang harus
menjadi dasar, jika kita ingin memperbaiki persepakbolaan kalensari secara
total. Dua hal tersebut adalah pola pikir dan pola kerja.
Pola pikir dalam hal ini adalah tata kelola, dimana didalamnya terdapat sistem,
strategi serta kerangka utama apa yang sekiranya kita pilih, untuk membangun
sebuah bangunan kokoh bernama sepakbola kalensari.
Sedang pola kerja, erat kaitannya dengar kemauan, kemampuan serta etos kerja.
Dimana disana terdapat sebuah tanggung jawab tidak hanya bagi diri sendiri,
sekelompok orang, atau sebuah pederasi (karang taruna), namun juga pecinta
sepakbola, dan juga seluruh masyarakat kalensari..
Akan menjadi sebuah artikel yang panjang, berat dan membosankan jika saya
membedah apa yang tersebut diatas satu per satu. Pada artikel ini, saya hanya
akan coba membahas mengenai bagian kecil namun penting, yang sering kali luput
dari perhatian kita. Yaitu mengenai pembinaan secara jangka panjang, utamanya
pembinaan usia dini.
Kita selalu bertanya tentang kapan sepakbola kalensari maju, kapan tim
sepakbola kalensari juara, atau kapan kapan dan kapan. Tanpa pernah mau peduli
apakah sistem pembinaan kita sudah baik dan ideal guna menunjang mimpi-mimpi
itu.
kita itu suka segala sesuatu yang instan. Budayanya instan, mienya instan,
buburnya juga instan, oleh karena itu suksesnya pun kalau bisa juga dengan cara
yang instan. Ini yang salah, ini yang harus dirubah, dan ini yang harus segera
kita perbaiki.
Ada sebuah proses yang mau tidak mau harus kita lewati dan lalui, untuk pada
akhirnya kita dapat mencapai mimpi-mimpi besar itu.
Berbicara mengenai pembinaan. Bagi siapapun pemain atau pecinta sepakbola,
dapat bekerja sama, akan selalu menjadi sebuah hal yang sangat menyenangkan.
Karena hal tersebut akan kembali menggugah romantisme kami dimasa lalu.
Saat-saat dimana kita bersama-sama dan mencoba memulai langkah pertama, untuk
merajut mimpi-mimpi besar dikemudian hari.
keringat-keringat bercucuran dibawah terik matahari. Tatapan mata tajam penuh
semangat. Langkah-langkah sigap penuh optimisnya. Dan antusiasme yang
membuncah. Adalah gambaran betapa besarnya harapan, dan keyakinan mereka semua
yang saat ini sedang ikut berjuang membenahi sepakbola kalensari demi masa
depan yang cerah.
Pertanyaannya adalah, apakah kita sudah benar-benar
memperhatikan mereka? Apakah kita sudah memberi kesempatan kepada mereka untuk
menjadi seperti yang mereka inginkan? Dan apakah kita sudah benar-benar
memfasilitasi mereka untuk meraih mimpi-mimpi besarnya?
Akhir-akhir ini banyak sekali orang-orang yang mensupport dan memberikan
applous terhadap mereka yang berjuang membenahi, namun tidak sedikit pula
(maaf) yang merendahkan bahkan memfitnah dengan sebuah kata yang padahal
dirinya sendiri tidak pernah melihat langsung bagaimana para pemuda atau
mereka-mereka yang berjuang membenahi sepakbola kalensari.
Kritik tentu akan ada dimanapun dan tentunya itu akan menjadi sebuah pompa
semangat, namun hal tersebut tidak akan memiliki arti besar, tanpa diikuti
dengan solusi alternatif yang diberikan.. Di sini lah peran besar masyarakat
kalensari dan kepedulian pemerintah dibutuhkan.
Dalam sunyi anak-anak muda ini tetap berlatih dengan tekun. Dalam gelap
talenta-talenta muda ini tetap memelihara keyakinan. Tujuan mereka hanya satu,
mempersiapkan diri sebaik mungkin agar dapat mengahrumkan nama desa kalensari.
Sesederhana itu.
Talenta-talenta anak muda kita tidak pernah kalah dengan manapun, kita bisa
menajdikan tim sepakbola kalensari yang bisa bersaing. Namun mereka tidak akan
pernah bersinar tanpa adanya perhatian dari kita bersama. Banyaknya anak-anak
muda kita yang memiliki semangat bermain sepakbola sehingga mereka mengikuti
latihan/training diluar desa adalah sebuah modal dan pondasi yang sangat
berharga, namun tidak ada artinya jika tanpa adanya perhatian dari kita semua.
Mari bersinergi untuk masa depan sepakbola kalensari yang lebih baik.
Selesai....

Komentar
Posting Komentar