LEADERSHIP
Kata karakter rasanya masih "umum" ya. Tidak sedikit temen temen yang bertanya tentang pembangunan karakter ini. Tidak sedikit juga yang mempertanyakan Pembangunan Karakter. Karakter itu banyak, yang dibangun karakter yang mana? Ketika aku buka buka lagi catatan ketika belajar di bawah lorong perpustakaan
, dan mengingat wejangan dari sensei sensei Jepang dulu. pada zaman meji "meji jidai" Para samurai memulai harinya dengan berlatih keras bela diri. Yang pemanah berlatih memanah dari matahari terbit sampai matahari tenggelam. Dan tidak sedikit dari para samurai yang hatinya berontak dan bertanya pada pimpinan mereka. Kenapa harus seperti ini? kenapa harus sekeras ini? kenapa harus sedisiplin ini? lalu yang diajarkan pemimpinnya adalah "kamu jangan mengikuti keluh kesah tentang kesulitanmu berlatih" kamu harus mengendalikan emosimu. kamu harus mengatur energimu berlatih. Kamu harus membawa dirimu stabil dan menguasai ketrampilan berperang yang tak terkalahkan. Kesimpulan Miyamoto Musashi tidak dijelaskan gamblang,
Saya memetiknya, yang harus dibangun adalah LEADERSHIP. Leadership menuntut seseorang menentukan masa depannya. LEADERSHIP menuntut seseorang bagaimana memainkan perannya dalam kehidupan.
LEADERSHIP menuntut seseorang DISIPLIN.
LEADERSHIP menuntut seseorang berpikiran jernih dan tetap menjaga attitude serta tutur kata kepada orang lain (siapapun).
LEADERSHIP menuntut seseorang melakukan apa yang dikatakannya dan mengatakan apa yang telah dilakukannya.
LEADERSHIP menuntut seseorang menentukan mimpi dalam memandang Indonesia pada tahun tertentu.
LEADERSHIP menuntut seseorang MALU dan MUNDUR ketika yang diupayakannya atas idenya GAGAL.
LEADERSHIP menuntut seseorang berpendidikan (bukan Ber Sekolah).
LEADERSHIP menuntut orang berbuat ikhlas untuk orang lain lebih baik! lebih kaya! lebih maju! bahkan jauh melampaui kita.
BERPENDIDIKAN hanya dinilai dari ATTITUDE dan TUTUR KATA. Bukan title.
Jadi yang lebih khusus mungkin membangun LEADERSHIP. Diciutkan dan ternyata masyarakat lebih mudah paham.
, dan mengingat wejangan dari sensei sensei Jepang dulu. pada zaman meji "meji jidai" Para samurai memulai harinya dengan berlatih keras bela diri. Yang pemanah berlatih memanah dari matahari terbit sampai matahari tenggelam. Dan tidak sedikit dari para samurai yang hatinya berontak dan bertanya pada pimpinan mereka. Kenapa harus seperti ini? kenapa harus sekeras ini? kenapa harus sedisiplin ini? lalu yang diajarkan pemimpinnya adalah "kamu jangan mengikuti keluh kesah tentang kesulitanmu berlatih" kamu harus mengendalikan emosimu. kamu harus mengatur energimu berlatih. Kamu harus membawa dirimu stabil dan menguasai ketrampilan berperang yang tak terkalahkan. Kesimpulan Miyamoto Musashi tidak dijelaskan gamblang,
Saya memetiknya, yang harus dibangun adalah LEADERSHIP. Leadership menuntut seseorang menentukan masa depannya. LEADERSHIP menuntut seseorang bagaimana memainkan perannya dalam kehidupan.
LEADERSHIP menuntut seseorang DISIPLIN.
LEADERSHIP menuntut seseorang berpikiran jernih dan tetap menjaga attitude serta tutur kata kepada orang lain (siapapun).
LEADERSHIP menuntut seseorang melakukan apa yang dikatakannya dan mengatakan apa yang telah dilakukannya.
LEADERSHIP menuntut seseorang menentukan mimpi dalam memandang Indonesia pada tahun tertentu.
LEADERSHIP menuntut seseorang MALU dan MUNDUR ketika yang diupayakannya atas idenya GAGAL.
LEADERSHIP menuntut seseorang berpendidikan (bukan Ber Sekolah).
LEADERSHIP menuntut orang berbuat ikhlas untuk orang lain lebih baik! lebih kaya! lebih maju! bahkan jauh melampaui kita.
BERPENDIDIKAN hanya dinilai dari ATTITUDE dan TUTUR KATA. Bukan title.
Jadi yang lebih khusus mungkin membangun LEADERSHIP. Diciutkan dan ternyata masyarakat lebih mudah paham.


Komentar
Posting Komentar